Senin, 16 November 2015
Rabu, 11 November 2015
Contoh Soal UKG-UKA 2015
Contoh Soal UKG-UKA 2015
Berikut
prediksi contoh soal UKG-UKA 2015 dan download contoh soal UKA/UKG 2015 sebagai
bahan belajar dalam rangka persiapan menghadapi Soal UKA/UKG 2015 yang
sesungguhnya, berikut link Contoh Soal Uji Kompetensi Guru 2015, silahkan unduh pada tautan di bawah ini
:
Sumber : http://www.edukasippkn.com/2015/09/contoh-soal-ukg-uji-kompetensi-guru.html
Rabu, 04 November 2015
Apakah E-mail itu????
Email singkatan dari Elektronic Mail yang artinya surat elektronik. Email dikirim bukan melalui kantor pos atau jasa pengiriman tetapi melalui jaringan internet dan semuanya selalu berhubungan langsung dengan internet. Melalui email kita dapat mengirim surat elektronik baik berupa teks maupun gabungan dengan gambar, yang dikirimkan dari satu alamat email ke alamat lain di jaringan internet. Sehingga dapat disimpulkan bahwa E-mail berarti surat menyurat dalam Internet. E-mail banyak digunakan karena alasan mudah dikirim dan cepat sampai tujuan. E-mail tidak memerlukan kertas atau perangko, melainkan cukup mengetik melalui keyboard dan dalam hitungan detik setelah dikirim, surat akan sampai tujuan meskipun jarak penerima mencapai ribuan kilometer, tanpa batasan ruang dan waktu.E-mail merupakan salah satu fasilitas dari Internet yang paling sering digunakan dan paling populer. Setidaknya setiap orang yang mengakses Internet, mereka pasti tidak lupa memeriksa kotak masuk (inbox) dalam e-mailnya, karena hanya inilah sarana pengiriman surat yang paling murah di dunia.Apabila kita mengirim surat melalui email kita dapat memperoleh beberapa keuntungan.
Antara lain, dengan menggunakan email surat (informasi) yang kita kirim ke alamat email lain akan secara langsung diterima, selain itu biaya yang kita keluarkan cukup murah bahkan bisa di bilang geratis.
Sebuah alamat email biasanya memiliki format semacam username@host.domain. Saat ini ISP yang menyediakan layanan pembuatan email secara gratis adalah gmail.com, yahoo.com, plasa.com dll.Sebagai contoh kita akan membuat email melalui yahoo.com, dengan langkah-langkah membuat sebagai berikut :
1. Kita buka program mozilla atau google crom atau media browsing yang lainnya.
2. Kita membuka default yahoo.com
3. Untuk membuat email baru secara gratis kita klik "Sign Up"
4. Setelah muncul formulir pendaftaran email, kita isi formulir tersebut secara lengkap
5. Jangan lupa kita harus menuliskan yahoo id dan password untuk pengamanan email kita
6. Selain itu kita harus menuliskan verifikasi email
7. Beri tanda centang pada pernyataan " I Agree"
8. Klik "Submit"
9. Tunggu beberapa saat kita akan mendapat pesan selamat datang dari yahoo.com
Dalam mengirim email kita dapat melampirkan file-file yang kita butuhkan. Dengan cara :
1. Buka email kita
2. Klik compose atau tulis
3. Sebelumnya kita tulis subject dan untuk siapa email itu akan dikirim. Dalam tampilan compose
terdapat "CC" yang berarti alamat tambahan
4. Klik attachment file bila kita ingin melampirkan file
5. Setelah muncul tampilan attachment file, kita pilih file mana yang akan kita lampirkan
6. Klik attach file
7. Klik continue message
8. Klik Send. Beberapa email yang terkumpul dalam suatu group disebut mailing list. Untuk dapat mengirim email kita harus mempunyai account email/alamat email yang digunakan untuk mengirim dan menerima email.
Sumber: http://putroweb.blogspot.co.id/2009/04/apa-itu-email-dan-fungsinya.html
Senin, 19 Oktober 2015
Latihan Ujian Nasional 2015-2016
Untuk membantu para peserta Ujian
Nasional tingkat SMA/MA sederajat kami sampaikan latihan soal UN SMA/MA
yang bisa di download secara gratis!
Berikut latihan soal UN SMA/MA tahun 2016, yang sudah bisa diunduh :
Jurusan IPA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Bahasa Indonesia | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Bahasa Inggris | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Bahasa Inggris | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Matematika| Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Matematika | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Fisika | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Fisika | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Kimia | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Kimia | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Biologi| Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Biologi | Silakan unduh disini
Jurusan IPS
- Latihan Soal Bahasa Indonesia | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Bahasa Indonesia | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Bahasa Inggris | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Bahasa Inggris | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Matematika| Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Matematika | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Geografi | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Geografi | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Ekonomi | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Ekonomi | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Sosiologi| Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Sosiologi | Silakan unduh disini
Jurusan Bahasa
- Latihan Soal Bahasa Indonesia | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Bahasa Indonesia | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Bahasa Inggris | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Bahasa Inggris | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Matematika| Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Matematika | Silakan unduh disini
Jurusan Keagamaan
- Latihan Soal Bahasa Indonesia | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Bahasa Indonesia | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Bahasa Inggris | Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Bahasa Inggris | Silakan unduh disini
- Latihan Soal Matematika| Silakan unduh disini
- Kunci dan Pembahasan Latihan Soal Matematika | Silakan unduh disini
Jumat, 16 Oktober 2015
RALAT Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016
RALAT Kisi-Kisi Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar
dan Menengah dan Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2015/2016
Berikut disampaikan :
- Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0035/P/BSNP/IX/2015 tentang Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah (Peraturan BSNP Kisi-kisi UN Dasar Menengah 2015-2016);
- Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2016 SMP);
- Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Teologi Kristen/Sekolah Menengah Agama Katolik Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2016 SMA);
- Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2016 SMK);
- Kisi-Kisi Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Tahun
Pelajaran 2015/2016 (Kisi Kisi Ujian Nasional Paket B & C).
Sumber : http://bsnp-indonesia.org/?p=2433
Selasa, 13 Oktober 2015
Ujian Nasional 2016 Diputuskan Berbasis Dua Kurikulum
Ujian Nasional 2016 Diputuskan Berbasis Dua Kurikulum
Kabar24.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan, sekolah yang menggunakan kurikulum 2013 (K-13) maupun kurikulum 2006 (K-6), pelaksanaan serta materi ujian nasional (UN) pada 2016 mendatang akan disamakan.
Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Kemendikbud Ramon Mohandas mengatakan ujian nasional tahun 2016 tetap dilaksanakan dalam satu konsep, meskipun sejumlah sekolah masih menggunakan kurikulum yang berbeda.
“Kita ambil praktisnya saja. Karena secara teknis pelaksanaan UN dengan dua pendekatan dan kurikulum berbeda sulit dilakukan,” ujar Ramon di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (28/8/2015).
Ramon mengatakan, prinsip dari ujian itu adalah materi yang diujikan harus pernah diajarkan kepada siswa. Meski secara teknis belum dibuat butir soal ujian, Ramon menjamin siswa tidak akan kesulitan mengerjakan UN 2016. Oleh karena itu, Ramon menegaskan cara termudah mencari titik singgungan antara materi dalam K-6 dan K-13.
Dengan sistem mencari titik singgung itu, Ia berharap siswa yang menempuh pendidikan berbasis K-6 tidak mengalami kesulitan mengerjakan soal UN. Begitu juga dengan siswa yang belajar dengan K-13, tidak boleh merasa kesulitan karena soal ujiannya tidak pernah dipelajari lagi.
“Kemendikbud tidak mau ambil resiko UN berantakan karena membuat UN versi K-6 dan versi K-13. Akhirnya kita gunakan materi yang bersinggungan di K-6 dan di K-13," tuturnya.
Rencananya UN 2016 akan digelar di awal semester genap atau sekitar awal Januari. Selama ini UN digelar di penghujung semester genap atau sekitar April sampai Mei. Ramon menuturkan pada tahun pelajaran 2015/2016 yang dimulai Juli nanti, implementasi K-13 di sekolah sudah berjalan penuh.
“Maksudnya siswa mulai dari kelas 1-6 SD, 7-9 SMP, hingga 10-12 SMA/SMK sudah menerapkan K-13 semuanya. Jumlah sekolah yang menjadi sasaran implementasi K-13 mulai 2013 lalu mencapai 16.991 unit,” katanya.
Ramon menegaskan tahun ini tidak akan ada penambahan jumlah unit sekolah sasaran implementasi K-13. Artinya jumlah sekolah yang menjalankan kurikulum baru itu masih tetap 16.991 unit atau setara 6% dari total populasi sekolah di Indonesia. "Tahun ini kita fokus pelatihan guru dan merevisi konten kurikulum," ujarnya.
Menurut Ramon penambahan unit sekolah sasaran implementasi K-13 baru dilaksanakan pada awal tahun pelajaran 2016/2017.
“Tahun depan Kemendikbud menargetkan sekolah pelaksana K-13 mencapai 25% dari total pupulasi sekolah. Kemudian tahun pelajaran 2017/2018 jumlah sekolah implementasi K-13 naik lagi menjadi 60%. Puncaknya pada tahun pelajaran 2018/2019 nanti, seluruh sekolah mengimplementasikan K-13,” pungkasnya.
Sumber : http://kabar24.bisnis.com/read/20150828/255/466679/ujian-nasional-2016-diputuskan-berbasis-dua-kurikulum
Rencana Pelaksanaan UN tahun 2016
Mon, 07/13/2015 - 15:44
Jakarta, Kemendikbud ---
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menyelenggarakan tiga ujian
nasional (UN) di tahun 2016. UN pertama merupakan ujian perbaikan bagi
peserta UN tahun 2015 yang belum memenuhi standar kompetensi lulusan
(SKL) pada satu atau lebih mata pelajaran, dan berkeinginan
memperbaikinya. UN kedua, merupakan ujian utama tahun 2016 dengan
kisi-kisi baru, dan UN ketiga merupakan perbaikan bagi peserta UN tahun
2016.
Rencana ujian nasional tersebut disampaikan oleh Kepala Badan
Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno, pada rapat
koordinasi Mendikbud dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala
LPMP, dan Kepala P4TK seluruh Indonesia, Jumat (10/07/2015) di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut Totok menyebutkan tanggal-tanggal penting
untuk pelaksanaan ketiga UN tersebut. UN pertama yang dijadwalkan adalah
UN perbaikan 2015 yang akan dilaksanakan pada 22 Februari 2016. Untuk
UN utama 2016 akan dilaksanakan mulai 4 April, dan UN perbaikan tahun
2016 akan dilaksanakan awal Juni/September.
Untuk materi ujian, kata Totok, disesuaikan dengan jenis UN. UN
perbaikan tahun 2015 materi ujiannya sesuai dengan kisi-kisi UN 2015.
Untuk UN utama 2016 materi ujiannya ada tiga, yaitu irisan kurikulum
KTSP dan K13, Kisi-kisi UN yang dikeluarkan BSNP (bersifat makro), dan
sesuai dengan ketuntasan kurikulum. “Sedangkan untuk UN perbaikan 2016,
materinya sama dengan UN utama 2016,” tuturnya.
Dari sisi pelaksanaan, Totok menjelaskan, UN perbaikan 2015 akan
dilakukan dengan berbasis komputer. Ujian akan dilaksanakan di SMA/SMK
di domisili siswa saat ini dan siswa dapat mendaftar secara online ke
dinas provinsi. Untuk UN utama di 2016 akan dilaksanakan di sekolah
masing-masing dengan berbasis kertas dan komputer. Sedangkan untuk UN
perbaikan 2016, mekanismenya sama dengan UN perbaikan 2015, yaitu
berbasis komputer dan pendaftaran dilakukan secara online di dinas
provinsi. (Aline Rogeleonick)
Sumber : http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/4364
Selasa, 02 Juni 2015
Selasa, 26 Mei 2015
Integrasi Padamu Negeri ke Dalam Dapodik Merupakan Keniscayaan
Integrasi Padamu Negeri ke Dalam Dapodik Merupakan Keniscayaan
Diposting Tanggal: 22 Mei 2015
Jakarta
(Dikdas): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sering
mendapat komplain dari pengelola pendidikan terkait sistem pendataan.
Kemendikbud dianggap mengeluarkan dua sistem pendataan yang merepotkan
sekolah, yaitu Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Padamu Negeri.
“Yang
di data sama, tetapi aplikasinya berbeda,” jelas Hamid Muhammad,
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemendikbud, saat membuka acara
Penyelerasan Fungsi Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di Gedung D
lantai 3 Kompleks Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 April 2015.
Menurut
Hamid, protes atas dua sistem pendataan ini telah menjadi isu
berkepanjangan dan merebak luas terutama di media sosial. Bahkan ada
yang mengadu langsung ke Mendikbud Anies Baswedan. Ia berharap hal ini
segera diakhiri dengan mengintegrasikan Padamu Negeri ke dalam Dapodik.
Sementara
Yul Yunazwin Nazaruddin, Kepala Pusat Data dan Statistik Pendidikan
(PDSP), mengatakan, eksistensi Dapodik sah secara hukum karena didukung
oleh Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011 tentang
Kegiatan Pengelolaan Data Pendidikan. Sebaliknya, ia tak pernah
menemukan dasar hukum legalitas Padamu Negeri baik berupa peraturan
menteri maupun aturan lainnya.
Maka,
Yul menambahkan, integrasi dua sistem pendataan tersebut merupakan
suatu keniscayaan. Padamu Negeri diintegrasikan ke dalam Dapodik. “Kami
hanya ingin menyatukan pendataan. Kami akan mengambil yang baik-baik di
Padamu Negeri agar tidak terjadi dua kali pengumpulan data,” kata Yul.
Di
lapangan, pihak yang merasa keberataan dengan kehadiran dua sistem
pendataan adalah operator sekolah. Menurut I Gusti Ngurah Rai Dwipayana,
operator Dapodik di Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, Bali, seorang
operator sekolah bertanggung jawab atas beberapa aplikasi.
“Satu operator terlalu banyak kerjaan,” ujarnya saat ditemui di selaTraining of Trainer Sistem
Pendataan Pendidikan Dasar di Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 10
April 2015. Akibatnya, kinerja mereka menurun dan tidak bisa optimal.
Para
operator, lanjut Ngurah, berharap Kemendikbud hanya menggunakan satu
sistem pendataan yaitu Dapodik. Sebab Dapodik digunakan sebagai basis
data dalam berbagai program pemerintah seperti Bantuan Operasional
Sekolah (BOS), penyaluran tunjangan guru, dan Program Indonesia Pintar
(PIP).
Peran LPMP
Selain
membahas Dapodik, Hamid juga mengulas peran LPMP. Mendikbud, katanya,
dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa LPMP merupakan institusi yang
memandu program peningkatan mutu pendidikan di daerah. “Semua kegiatan
yang terkait peningkatan mutu harus disimpulkan pada kegiatan LPMP,”
tegasnya.
Kementerian
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, tambah Hamid,
secara administratif telah menempatkan LPMP di bawah naungan Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Dengan begitu, diharapkan
koordinasi antarlembaga dapat lebih mudah dilakukan.
Acara
Penyelerasan Fungsi LPMP dihadiri oleh pejabat eselon I dan II di
lingkungan Ditjen Pendidikan Dasar dan Ditjen Pendidikan Menengah serta
para Kepala LPMP se-Indonesia. Acara diisi dengan paparan dan diskusi
bertema Revitalisasi Fungsi Pendataan Pendidikan, Strategi Peningkatan
Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Strategi Penjaminan Standar
Pengajaran, dan Sinkronisasi Fungsi Penjaminan Mutu Pendidikan.* (Billy Antoro). Sumber berita www.dikdas.kemdikbud.go.id
Minggu, 17 Mei 2015
Rabu, 01 April 2015
Langganan:
Postingan (Atom)

