Hosting Murah

Hosting Unlimited Indonesia

Minggu, 10 November 2013

TUGAS TIK TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Kerjakanlah soal berikut di LKS atau dilembaran kertas dan dikumpulkan ke Bapak Miluk  :
 


Tugas TIK Kelas X dan XI
Senin, 11 Nopember 2013
Jam 1-2 Kelas XI-IS2           Mengerjakan LKS soal Evaluasi Akhir Semester Pilihan Ganda dan Isian 
 Jam 5-6 Kelas XI-IB1          Mengerjakan LKS soal Evaluasi Akhir Semester Pilihan Ganda dan Isian 

Selasa, 12 Nopember 2013
Jam 3-4 Kelas XI-IA1          Mengerjakan LKS soal Evaluasi Akhir Semester Pilihan Ganda dan Isian 
Jam 7-8 Kelas X-A               Mengerjakan LKS semester 1 soal Evaluasi Akhir Semester Pilihan Ganda dan Isian halaman 61 – 63 

Rabu, 13 Nopember 2013
Jam 1-2 Kelas XI-IS1           Mengerjakan LKS soal Evaluasi Akhir Semester Pilihan Ganda dan Isian 
Jam 3-4 Kelas X-B               Mengerjakan LKS semester 1 soal Evaluasi Akhir Semester Pilihan Ganda dan Isian halaman 61 – 63 
Jam 5-6 Kelas XI-IB2          Mengerjakan LKS soal Evaluasi Akhir Semester Pilihan Ganda dan Isian 
Jam 7-8 Kelas X-C               Mengerjakan LKS semester 1 soal Evaluasi A. Pilihan Ganda,  B. Isian dan C. Menjawab Pertanyaan halaman 57 – 59 

Kamis, 14 Nopember 2013
Jam 1-2 Kelas XI-IA2          Mengerjakan LKS soal Evaluasi Akhir Semester Pilihan Ganda dan Isian 
Jam 5-6 Kelas X-D               Mengerjakan LKS semester 1 soal Evaluasi Akhir Semester Pilihan Ganda dan Isian halaman 61 – 63 
Jam 7-8 Kelas X-E                Mengerjakan LKS semester 1 soal Evaluasi Akhir Semester Pilihan Ganda dan Isian halaman 61 – 63 
 

 






 

Selasa, 22 Oktober 2013

FUNGSI EXCELL



Fungsi Excel
1.      Fungsi Aritmatika
Yaitu suatu fungsi dalam Excell yang dipergunakan untuk mengolah perhitungan aritmatika, antara lain:
a.       Fungsi Absolut, yaitu suatu fungsi yang berguna untuk memberikan nilai absolute/ harga mutlak terhadap sebuah nilai, dengan bentuk umum: =Abs(sel kunci), misalnya: =Abs(C5) artinya membuat nilai absolute dari kolom C baris ke 5.
b.      Fungsi Round, yaitu suatu fungsi untuk menentukan pembulatan desimal, dengan bentuk umum =Round(sel kunci, jml desimal), misalnya:
 =Round(D6,2) artinya data kolom D baris 6 angkanya dibulatkan ke seperseratus.
=Round(D6,0) artinya data kolom D baris 6 angkanya dibulatkan ke satuan.
=Round(D6,-2) artinya data kolom D baris 6 angkanya dibulatkan ke ratusan.
c.       Fungsi Exponen, untuk menentukan nilai Exponen dari suatu nilai, rumus =Exp(sel kunci).
d.      Fungsi Logaritma berguna untuk menentukan logaritma berbasis 10, rumus: =Log(sel kunci).
e.       Fungsi Sqiroot berguna untuk menentukan akar kuadrat dari suatu nilai, rumus:=Sqrt(sel kunci)
f.       Fungsi Sinus berguna untuk menentukan nilai sinus dalam fungsi trigonometri, dengan rumus: =Sin(sel kunci), dimana sel kunci tersebut dibaca dalam bentuk derajat.
g.      Fungsi Cosinus berguna untuk menentukan nilai cosinus dalam fungsi trigonometri, dengan rumus: =Cos(sel kunci), dimana sel kunci tersebut dibaca dalam bentuk derajat.
h.      Fungsi Tangen berguna untuk menentukan nilai tangen dalam fungsi trigonometri, dengan rumus: =Tan(sel kunci), dimana sel kunci tersebut dibaca dalam bentuk derajat.

2.      Fungsi Statistik
Yaitu suatu fungsi/ rumus yang digunakan untuk membantu menyelesaikan perhitungan statistik, antara lain:
a.       Fungsi penjumlahan
Jika data itu berurutan dalam satu range menggunakan rumus =sum(range) atau =sum(awal cell:akhir cell), misalnya: =sum(G5:G25) artinya menjumlahkan data angka dari kolom G baris 5 sampai dengan kolom G baris 25.
Jika data tidak berurutan menggunakan tanda plus (+), misalnya =C5+G5+R5 artinya menjumlahkan data angka dari kolom C baris 5 dengan kolom G baris 5 dan kolom R baris 5.
b.      Fungsi rata-rata
=average(range) atau =average(awal cell:akhir cell), misalnya: =average(B4:J4) artinya rata-rata data angka dari kolom B baris 4 sampai dengan kolom J baris 4
c.       Fungsi nilai tertinggi
=Max(range) atau =Max(awal cell:akhir cell), misalnya: =Max(D4:D16) artinya nilai tertinggi  dari kolom D baris 4 sampai dengan kolom D baris 16.
d.      Fungsi nilai terendah
=Min(range) atau =Min(awal cell:akhir cell), misalnya: =Min(D4:D16) artinya nilai terendah  dari kolom D baris 4 sampai dengan kolom D baris 16
e.       Fungsi banyaknya data
=Count(range) atau =Count(awal cell:akhir cell), misalnya: =Count(G5:G25) artinya banyaknya data yang berada di kolom G baris 5 sampai dengan kolom G baris 25.
ta yang berada di kolom G baris 5
3.      Fungsi String/ Teks
Yaitu suatu fungsi yang digunakan untuk mengambil dan mengubah, misalnya:
a.       Mengambil data dari sebelah kiri sebanyak karakter tertentu.
 = Left(sel kunci, jml yg diambil dari kiri) misalnya =Left(A5,3) artinya mengambil karakter dari kiri pada kolom A baris 5 sebanyak 3 karakter.
b.      Mengambil data dari sebelah kanan sebanyak karakter tertentu
= Right(sel kunci, jml yg diambil dari kanan) misalnya =Right(A5,3) artinya mengambil karakter dari kanan pada kolom A baris 5 sebanyak 3 karakter.
c.       Mengambil data dari sebelah kiri mulai karakter tertentu sebanyak karakter tertentu
= Mid(sel kunci, diambil mulai karakter ke-n dari kiri, jml yg diambil dari permulaan karakter tsb) misalnya =Mid(A5,7,2) artinya mengambil karakter dari kiri pada kolom A baris 5 mulai karakter ke-7 sebanyak 2 karakter.
d.      Mengubah tipe data label menjadi numeric
= Value(sel kunci) misalnya =Value(B6) artinya mengubah tipe data angka label pada kolom B baris ke-6 menjadi angka numeric.
Perbedaan antara angka label dan numeric, yaitu:
1.      Jika angka label kalau dijumlahkan dengan rumus penjumlahan akan menghasilkan angka nol, sedangkan angka numeric sesuai dengan hasil penjumlahan dari angka tersebut.
2.      Jika angka label dalam keadaan normal biasanya rata kiri, sedangkan angka numeric dalam keadaan normal biasanya rata kanan.
nyak karakter tertentu
 misalnya:
4.      Fungsi Logika (Fungsi penalaran)
Yaitu suatu fungsi yang menilai suatu kondisi itu benar atau salah untuk dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan berikutnya, dengan rumus:
=If(sel kunci syarat, jwb yg benar dari syarat tersebut, jwb yg salah dari syarat tersebut), misalnya
=If(B5>=65,”Tidak Remidi” ,”Remidi”) artinya nilai yang berada di kolom B baris 5 lebih besar sama dengan 65 maka tidak remidi selain itu remidi.
=If(B5=”A”,4 , If(B5=”B”,3 , If(B5=”C”,2 , If(B5=”D”,1 ,0)))) artinya jika nilai yang berada di kolom B baris 5 sama dengan A maka 4 ,jika nilai yang berada di kolom B baris 5 sama dengan B maka 3, jika nilai yang berada di kolom B baris 5 sama dengan C maka 2, jika nilai yang berada di kolom B baris 5 sama dengan D maka 1  selain 0.

5.      Fungsi Tabel
Yaitu suatu fungsi yang digunakan untuk mengambil data dari tabel Bantu berdasarkan pada sel kunci. Fungsi Tabel ada 2 (dua) macam yaitu : Fungsi Vlookup dan Hlookup.
a.       Fungsi Vlookup
Digunakan untuk mengambil data yang tabel bantunya disusun secara vertikal, dengan rumus:
=Vlookup(sel kunci, alamat tabel Bantu, no kolom dari tabel Bantu), misalnya:
=Vlookup(B5,$G$9:$J$12,2) artinya mengambil data berdasarkan kolom B baris 5 dari tabel Bantu kolom G baris 9 sampai dengan kolom J baris 12 pada kolom ke2 dari tabel Bantu tersebut.
b.      Fungsi Hlookup
Digunakan untuk mengambil data yang tabel bantunya disusun secara horizontal, rumus:
=Hlookup(sel kunci, alamat tabel Bantu, no baris dari tabel Bantu), misalnya:
=Hlookup(B5,$G$9:$J$12,2) artinya mengambil data berdasarkan kolom B baris 5 dari tabel Bantu kolom G baris 9 sampai dengan kolom J baris 12 pada baris ke2 dari tabel Bantu tersebut.
Catatan : Jika data pada tabel Bantu tidak berurutan maka harus diurutkan dengan cara blok data pada tabel Bantu dan pilih menu Data lalu Sort. Dan tentukan kunci pengurutan secara ascending (dari kecil ke besar) atau decending (dari besar ke kecil)

6.      Fungsi Finansial
Yaitu suatu fungsi hitung keuangan yang berkaitan dengan penyusutan depresi suatu aktiva, antara lain:
a.       Fungsi SLN (Straight Line Methode)
Yaitu penyusutan barang dengan metode garis lurus, dimana hasil setiap periode adalah sama besarnya. Rumus: =SLN(aktiva,sisa,umur)
b.      Fungsi DDB (Double Declining Balance)
Yaitu penyusutan barang dengan metode saldo menurun ganda, dimana besarnya penyusutan semakin lama semakin kecil dan berakhir dengan nilai sisa.
Rumus: =DDB(aktiva,sisa,umur,periode)
c.       Fungsi SYD (Sum Year Declining)
Yaitu penyusutan barang dengan jumlah angka tahun. Metode ini hampir sama dengan fungsi DDB, dimana besarnya penyusutan semakin lama semakin kecil dan kita harus menentukan “periode” nilai penyusutan yang akan dicari.
Rumus: =SYD(aktiva,sisa,umur,periode)

Kamis, 08 Agustus 2013

Nasib ... Oh Nasib....

Nasib guru swasta, saat ini sangat tidak berpihak kepadaku .... katanya mendapatkan tunjangan fungsional lewat rekening pribadi ternyata ya masih di ulur-ulur... sudah 2 tahun tunjangan fungsional ku tidak turun.... katanya salah nomor rekeninglah... yang nomor rekeningnya ndak jelas lah.... tapi setelah diurus ternyata masuk ke rekening orang lain dengan nama dan asal sekolah sama dengan yang ku punya.... terus aq tanya ke dikda kota katanya masih diurus.... dan terakhir aku tanyakan lagi katanya untuk tahun 2012 yang mengurus dinas provinsi.... dan untuk tahun 2013 yang mengurus dinas pusat..... terus aq bagaimana cara mengurus hak ku ini?????????

Senin, 24 Juni 2013

PENGUMUMAN KELAS XII SMAK DIPONEGORO BLITAR TAHUN PELAJARAN 2012/2013

PENGUMUMAN KELAS XII SMAK DIPONEGORO BLITAR TAHUN PELAJARAN 2012/2013

DIMOHON KEHADIRAN SISWA-SISWI KELAS XII KE SEKOLAH PADA: HARI : SABTU TANGGAL : 29 JUNI 2012 PUKUL : 07.00 WIB ACARA : CAP 3 JARI IJAZAH DEMIKIAN PEMBERITAHUAN SUPAYA DISEBARLUASKAN KE TEMAN-TEMAN YANG LAINNYA

Jumat, 07 Juni 2013

PEMBERITAHUAN TERAKHIR UNTUK SISWA REMIDI TIK KELAS X-A S.D X-C

PEMBERITAHUAN TERAKHIR DAFTAR NAMA SISWA REMIDI TIK KELAS X-A S.D. X-C 
SMAK DIPONEGORO BLITAR 
SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2012/2013


No Kelas No Absen Nama UH-1 UH-2 Ulangan Semester
1 X-A 1 Ade Faisal V V V
2 X-A 4 Birgita Dara Maulidya H V

3 X-A 11 Dita Ayu Anggraini V

4 X-A 12 Elmyana Sukma Ningrum V V
5 X-A 20 Maria Ajeng Huyun V

6 X-A 22 Mei Lusiani V V
7 X-A 26 Rex Richard Sanjaya V
8 X-A 27 Ruth Febriani Hasugian


V
9 X-A 31 Wahyu Novitha Sari
V







10 X-B 7 Bella Agustine Yullyana P. V
11 X-B 8 Beni Krisna Bayu
V

12 X-B 9 Catarina Anggi Darmastuti V

13 X-B 10 Diana V

14 X-B 13 Ela Yustiyan

V
15 X-B 16 Jessica Intania V

16 X-B 17 Lisinia Arumjaya Shinta V

17 X-B 18 Mega Dwi Astari Poetri  V

18 X-B 19 Meidita V V
19 X-B 21 Novi Dwi Rengganis V V
20 X-B 25 Sinta Baharanti V V
21 X-B 26 Sonia Paramita Nasution V
V
22 X-B 28 Tri Wulandari V V V
23 X-B 29 Wenseslaus Salivian K. S V V
24 X-B 32 Olgha Yudha Andiany
V
25 X-B 33 Berryto Prio Utomo
V







26 X-C 17 New Arita Sari
V
27 X-C 20 Putri A Notanobun

V
28 X-C 31 Galih Rahayu Lestari
V V







Catatan:
  1. Untuk mengerjakan soal Remidi klik pada tanda V 
  2. Soal Remidi UH-1 dan UH-2 saya perpanjang sampai tanggal 7 Juni 2013 Pukul 23.00 WIB.
  3. Soal Remidi Ulangan Semester bisa anda Download sampai tanggal 7 Juni 2013 dan saya perpanjang pengumpulannya paling lambat tanggal 8 Juni 2013 Pukul 11.00 di lab Komputer
  4. Jika sampai batas waktu yang telah kami tentukan tidak mengumpulkan dan atau mengerjakan Ulangan Remidi maka nilai TIK dibawah KKM.
Good Luck !!!!! Good Luck !!!!!

Rabu, 05 Juni 2013

PEMBERITAHUAN KELAS XII SMAK DIPONEGORO BLITAR 2012/2013

PEMBERITAHUAN KELAS XII SMAK DIPONEGORO BLITAR 2012/2013 Sehubungan dengan keterlambatan blangko Ijazah dan SKHU diterima sekolah yang rencana Cap 3 Jari tanggal 7 Juni 2013 ditunda sampai ada pemberitahuan berikutnya. Terimakasih atas perhatiannya dan mohon untuk disebarluaskan ke teman2 kelas XII lainnya...

Selasa, 04 Juni 2013

Kejanggalan pada Kurikulum 2013

Kejanggalan pada Kurikulum 2013

JAKARTA- Koalisi Pendidikan bersama Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan delapan kejanggalan pada kurikulum 2013 yang dijadikan pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melihat delapan kejanggalan ini, menunjukkan pemerintah tidak memiliki mekanisme pasti dalam mengubah kurikulum.

Peneliti ICW, Siti Juliantari Rachman, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi terkait proses perubahan kurikulum pendidikan ini. Dari investigasi terhadap berbagai narasumber ini, ditemukan delapan kejanggalan pada kurikulum 2013 yang menimbulkan berbagai pertanyaan.

"Perubahan kurikulum ini aneh. Selain tergesa-gesa, ada juga kejanggalan dari penyusunannya, guru, buku bahkan anggaran," kata Tari saat jumpa pers Kejanggalan Kurikulum 2013 di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta, Jumat (15/2/2013).

Kejanggalan pertama adalah pemerintah menggunakan logika terbalik dalam perubahan kurikulum pendidikan. Pemerintah justru mengubah kurikulum terlebih dahulu baru diikuti dengan revisi Peraturan Menteri dan Peraturan Pemerintah.

"Harusnya kan pemerintah merevisi PP tentang standar nasional pendidikan dulu baru menyusun kurikulum baru. Ini sekarang standar nasional pendidikan justru mengikuti kurikulum 2013," jelas Tari.

Kejanggalan kedua adalah pemerintah tidak konsisten dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Proses perubahan kurikulum ini justru terlihat tidak terencana dan tidak terstruktur. Akibat perubahan kurikulum di luar RPJMN adalah anggaran yang ikut tidak pasti.

Masalah anggaran ini menjadi kejanggalan ketiga dalam kurikulum 2013 ini. Sudah pernah disebut bahwa anggaran perubahan kurikulum ini tidak pernah sama. Pada paparan pertama kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), pemerintah menyebutkan anggaran kurikulum sebesar Rp 684 miliar. Namun kemudian berubah menjadi Rp 1,4 triliun dan naik kembali menjadi Rp 2,49 triliun.

Kemudian kejanggalan keempat adalah tidak ada evaluasi komprehensif terhadap KTSP yang dapat menjadi landasan adanya perubahan kurikulum ini. Selanjutnya kejanggalan kelima adalah panduan kurikulum yang malah membelenggu kreativitas dan inovasi guru serta penyeragaman konteks lokal.

"Semuanya disediakan pusat. Guru jadi terbatas dalam mengembangkan kreativitas dan konteks lokal kan berbeda tidak bisa diseragamkan," jelas Tari.

Kejanggalan keenam adalan target training master teacher yang terlalu ambisius. Hal ini mengacu pada durasi pelatihan dan jumlah guru yang akan dilatih cukup besar. Kejanggalan ketujuh adalah bahan perubahan kurikulum yang disampaikan pemerintah berbeda-beda.

"Tidak ada dokumen pasti. Pemerintah hanya memperlihatkan powerpoint saja yang terus bisa ditambah jika ada kekurangan. Jadinya dokumen berubah terus tidak pasti," ujar Tari.

Kejanggalan terakhir adalah persiapan buku yang jauh dari selesai. Buku yang disiapkan untuk siswa dan guru baru selesai 50 persen. Bahkan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) buku yang siap baru buku Sejarah dan Matematika saja.
 
Editor : Caroline Damanik
sumber :  KOMPAS.com

Rabu, 22 Mei 2013

SOAL PERBAIKAN ULANGAN HARIAN KE-2 SEMESTER 2 KELAS X-A s.d. X-C

SOAL PERBAIKAN ULANGAN HARIAN KE-2 SEMESTER 2
KELAS X-A s.d. X-C


Untuk mengerjakan soal ulangan perbaikan harian ke-2 silahkan klik disini

Soal Ulangan Perbaikan Harian 1 Semester 2 Kelas X-A s.d. X-C

Soal Ulangan Perbaikan Harian 1 Semester 2 Kelas X-A s.d. X-C

Untuk mengerjakan Ulangan Perbaikan Harian 1 Semester 2 Kelas X-A s.d X-C silahkan klik disini